Anies mendesak warga untuk membayar kembali Jakarta, dan Yunarto Wijaya menjawab: terutama Wijaya

TRIBUNNEWS.COM-Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya mengisyaratkan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki terlalu banyak kepala.

Ini terkait dengan rencana terbaru yang diprakarsai oleh Anies Baswedan.

Rencananya adalah organisasi kerja sama sosial skala besar (KSBB), yang merupakan kerja sama sosial antara penduduk dan warga lain yang membutuhkan dan pemerintah provinsi. DKI di Jakarta bertindak sebagai fasilitator rencana tersebut.

Ini diprakarsai oleh pemerintah provinsi DKI di Jakarta karena lowongan sering kosong ketika mendistribusikan bantuan kepada penduduk di daerah yang paling parah.

Menurut Yunarto Wijaya, Anies Baswedan pertama-tama harus mengurus Rp 560 juta yang dibayarkan untuk Formula E.

Ini disampaikan oleh Yunarto Wijaya melalui akunnya Twitter @yunartowijaya .

Yunarto Wijaya Ini mengomentari sebuah video di akun Kompas TV berjudul “Anies: Ayo Kembalikan Uang ke Jakarta”. Menurutnya, Anies Baswedan terutama merupakan gadget.

Dilaporkan oleh Kompas TV, Anies Baswedan menjelaskan bahwa ini adalah batasan sosial, jadi kita harus mampu membangun solidaritas sosial.

“Oleh karena itu, pembatasan berasal dari persatuan. Saya telah berulang kali mengundang semua orang untuk mengadakan konferensi video dengan para pemimpin bisnis di Jakarta. Undangan kami bukan untuk menyumbangkan uang. Undangan kami adalah untuk membayar kembali Jakarta,” Anies Baswedan (Anies Baswedan) )menjelaskan. Minggu (3/5/2020) Sabah Indonesia Malam Kompas TV .

Baca lebih lanjut ==== >>>>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *