Polisi menangkap 2 karyawan Starbucks menggunakan CCTV untuk menonton payudara pelanggan

Menurut reporter Tribunnews.com Igman Ibrahim-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Polisi di Jakarta Utara menangkap dua pekerja Starbucks, perilaku mereka viral karena mereka menonton payudara mereka melalui video CCTV. Kedua pihak dilindungi pada Kamis malam (02/07/2020).

“Ya, kami telah menangkap dua orang yang dicurigai sedang merekam dan kemudian melakukan zoom in,” Kasat Reskrim, Departemen Kepolisian Jakarta Utara, mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat. (3/7/2020).

Kedua inisial penulis K dan D masih berusia sekitar 20 tahun.

Membaca: Penularan virus, orang-orang dari karyawan Starbucks melakukan penyelidikan pada pembeli payudara melalui televisi sirkuit tertutup, dan manajemen mengambil tindakan tegas

Menurut Wirdhanto, polisi masih menyelidiki kasus ini. Dia berkata: “Saat ini, pertama-tama kita harus menyelidiki niat dan motifnya. “Sejauh ini, kedua pelaku masih dalam penyelidikan di Kantor Polisi Metro Jakarta untuk ditinjau lebih lanjut. Tindakan karyawan Starbucks telah menjadi populer di media sosial.

Dalam gambar yang diposting di media sosial, sepertinya ada satu Orang-orang menonton video CCTV, di muka atau check out. Starbucks mengamati payudara pengunjung melalui televisi sirkuit tertutup. Ini adalah nasib saat ini. Segera setelah itu, pelaku dan rekan-rekannya menunjukkan kamera televisi sirkuit tertutup kepada pelanggan. Pelaku menunjukkan dada pelanggan. Pada rekaman video, pelaku juga menertawakan aksinya. Rekaman video itu disiarkan dan dihukum oleh banyak warga, dan insiden serupa terjadi ketika mereka mengunjungi gerai penjualan Starbucks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *