Selama pandemi Covid-19, Jaya memiliki tingkat aksi yang tinggi dan polisi tidak akan menggunakan pakaian barang berbahaya

Reporter Jakarta Tribunnews.com Igman Ibrahim TRIBUNNEWS.COM melaporkan-Kepala Polisi Metro Jayaz, Spesialis Humas Polisi Yusri Yunus memastikan bahwa petugas lalu lintas tidak akan menggunakan peralatan keselamatan. Perlindungan pribadi (APD) atau pakaian pelindung dari bahan berbahaya akan diadakan besok (Kamis (Kamis), 23 Juli 2020) dan besok (2020).

Baca: Penggerebekan di lapangan, Kota Polisi Blitar mengamankan 59 unit sepeda motor – tetapi para pejabat akan terus memperhatikan beberapa prosedur kesehatan untuk staf dan pengendara yang sedang diperiksa. Yusri mengatakan kepada wartawan, Rabu (22 Juli 2020): “Banyak orang mengatakan kepada kami apakah akan menggunakan APD sebagai obat? Kami masih menggunakan protokol kesehatan, tetapi APD hanya untuk petugas kesehatan.” – Baca: Polisi akan berada di Jakarta melakukan penggerebekan, yang merupakan daftar lokasi penegakan-ia mengatakan bahwa tindakan kepatuhan juga akan menyebabkan sejumlah besar panggilan untuk prosedur kesehatan untuk mencegah penularan dari Covid-19 ke endara. Salah satunya adalah mengenakan topeng saat mengemudi.

“Kami juga terus menyerukan penggunaan topeng dalam perjanjian sanitasi. Kami terus meyakinkan membuatnya sensitif terhadap humanis. Karena sekarang ada kewajiban untuk menggunakan topeng, ada aturan dan perilaku ilegal milik teman. Satpol PP” , Dia menyimpulkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *