H-5 Lebaran dan polisi mengingatkan warga Jadetabek untuk tidak kembali ke rumah

Reporter Tribunnews.com Igman Ibrahim (Igman Ibrahim) melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Polda Metro Jaya mengingatkan warga Jakarta, Depok, Bekasi dan Tangerang untuk tidak berada di H-5 Idul Fitri kembali ke kota asalnya sebelum 1441 H. Ini untuk mencegah penyebaran coronavirus di Indonesia menjadi semakin umum.

“Polisi terus merujuk ke PSBB dalam yurisdiksi Polda Metro Jaya? DKI Jakarta, Depok, Bekasi, dan Tangerang. Jadi bagi kami, selama mereka berada dalam yurisdiksi Polda Metro Jaya,” pada saat kembali ke rumah Terapkan, “Komisaris Polisi Metropolitan Jaya Yusri Yunus, kepala hubungan masyarakat untuk Kepolisian Metropolitan, mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa. Jalan tol. Tidak hanya itu, mereka juga meminta polisi untuk berpartisipasi dalam pengawasan warga yang bertekad untuk kembali ke rumah mereka.- — “Dalam kerangka penambangan berlian, 18 pos akan ditempatkan, katanya:” Jalan arteri yang dapat mengisolasi komunitas tidak akan pulang. ” –Baca: Andre Taulany dihukum karena menyalahgunakan klan Latuconsina dan meminta maaf kepada Pily. Bagaimana dengan R ina Nose? Polisi Metropolitan meminta masyarakat untuk tetap berhubungan dengan yang asli dari rumah.

Kepala humas di Kepolisian Jakarta menyampaikan poin ini .. Komisaris Pol Yusri Yunus (Pol Yusri Yunus) berbicara tentang panggilan masyarakat untuk tinggal di rumah hanya ketika merayakan Idul Fitri 2020. Berita dari masyarakat: “Pada hari ini ketika Lebaran memutus rantai aliansi 19-negara, kita harus tinggal di rumah,” kata Yusri kepada wartawan, Senin (18/5/2020).

Sebaliknya, Yusri merekomendasikan PoldaMetro untuk penduduk di wilayah hukum negara. Jaya, seperti Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi, hampir dapat dikunjungi di rumah.

Baca: 29 distrik Zona Hijau Bekasi dapat berdoa di antara jemaat- “Mungkin ini hanya persahabatan. Misalnya, dengan saudara-saudari kita di Jakarta dan di luar kota, kita sekarang memiliki 4,0 sehingga kita bisa menggunakan mesin virtual virtual, “katanya.

Ketika orang harus melakukan aktivitas di luar rumah, disarankan agar penghuninya mematuhi batasan sosial. Pemerintah skala besar didirikan (PSBB).

Mengacu pada Peraturan No. 47 Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2020, tentang larangan kegiatan perjalanan masuk dan keluar Jakarta, tujuannya adalah untuk mencegah penyebaran Penyakit Virus Corona 2019 (Covid-19) “-Pergub No.47 hanya mengacu pada Penduduk DKI Jakarta, warga Jakarta lebih baik tinggal di rumah atau tinggal di rumah. Mohon bersabar dan tunggu situasi saat ini, karena “penyebaran covid itu sendiri semakin meningkat, terutama di Jakarta, dan telah menjadi zona merah,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *