Anies, warga yang antusias terkena pandemi korona: Sangat sulit bagi semua orang yang datang ke Jakarta

TRIBUNNEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendorong warga yang terkena dampak pandemi Coronavirus, Selasa (14/4/2020).

Jakarta telah menjadi pusat penularan virus Corona di Indonesia. Ada 2447 kasus positif.

Sebagai hasilnya, pada hari Jumat (10 April 2020), pemerintah provinsi (provinsi) Jakarta telah menghadapi pembatasan sosial skala besar (PSBB).

• Permintaan Anies Baswedan akan membuat PSBB dilarang setiap minggu untuk memberikan bantuan

PSBB dilaksanakan sebagai respons terhadap pandemi virus korona di Jakarta.

Peraturan PSBB tidak hanya mempengaruhi status sosial masyarakat, tetapi juga mempengaruhi status ekonomi warga. — Karena selama PSBB, pemerintah mewajibkan banyak departemen untuk menghentikan kegiatan bisnis mereka.

Ini telah menyebabkan banyak karyawan kehilangan pekerjaan mereka, belum lagi komunitas kecil yang bergantung pada mereka. Setiap hari .—————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————— Setiap hari

Karena itu, bahkan jika kebutuhan sehari-hari mereka terus terpenuhi, sehingga masyarakat dapat mencari nafkah, mereka tidak dapat memperoleh penghasilan.

Pembatasan lain, seperti pembatasan aktivitas dan pembatasan lalu lintas, serta kegiatan yang dilarang di luar rumah, juga telah membebani penduduk.

Anies memahami kesulitan warganya. Anies memberikan dukungan moral untuk memungkinkan penghuninya bertahan dalam kondisi sulit ini.

>>> Baca lebih lanjut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *