Anies Baswedan: Selama tidak ada Kepgub, tidak ada angka genap

Reporter Tribunnews.com, Vincentius Jyestha melaporkan – Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa hanya jika gubernur mengeluarkan dekrit, bahkan kebijakan aneh ibukota akan diterapkan. Bahkan selama transisi skala besar dari pembatasan sosial (PSBB), sepeda motor akan memiliki angka ganjil

Kebijakan ini termasuk dalam Peraturan Gubernur No. 51 tahun 2020, yang menyangkut keamanan PSBB selama transisi ke komunitas yang sehat Dan produktivitas.

Baca: Perubahan pada kebijakan DKI yang sama selama pandemi Covid-19 sekarang akan berlaku untuk mobil dan sepeda motor

Baca: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memasang rambu-rambu sebelum merumuskan kebijakan bahkan pada sepeda motor Signage-Reading: Dinas Perhubungan DKI berencana untuk meningkatkan transportasi umum ketika memegang sepeda motor malam- “Jadi, silakan baca teks lengkap, bahkan jika ada kemungkinan, akan ada keputusan gubernur. Selama tidak ada keputusan gubernur, Anis mengatakan: Senin (8/6/2020) di kawasan Sudirman Jakarta Pusat, dia menggunakan metafora untuk menjelaskan selama masa transisi ini bahwa jika ternyata jumlah kasus dan pasien terus meningkat, maka keadaan darurat dapat ditetapkan Kebijakan pengereman. Tapi ini tidak berarti bahwa kebijakan itu akan dilaksanakan. Dia berkata: “Seperti periode transisi ini, itu dapat diterapkan secara konsisten, tetapi ini tidak berarti bahwa itu akan selesai. “Kata.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan bahwa jika dianggap perlu untuk mengendalikan jumlah penduduk di luar kediaman, kebijakan akan dilaksanakan.

Dia mengatakan bahwa ada alasan yang baik. Ada banyak hal di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *