Gubernur Anies: Hati-hati saat bolak-balik, Anda mungkin tidak dapat kembali ke Jakarta

Sebuah laporan oleh reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-DKI Pemerintah Provinsi Jakarta sedang menyusun peraturan yang membatasi orang-orang agar tidak pulang untuk Idul Fitri pada bulan Ramadhan 2020. Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta mengumumkan.

Anies Baswedan mengatakan bahwa bagi mereka yang telah meninggalkan Jakarta, mereka tidak dapat kembali dalam waktu dekat.

Karena itu, dia meminta penduduk untuk mempertimbangkan kembali rencana mereka untuk kembali ke China pada Idul Fitri tahun ini. Anies Baswedan mengatakan dalam sebuah wawancara di Balai Kota DKI di Jakarta Pusat pada Jumat malam: “Anda mungkin tidak kembali ke Jakarta dengan cepat. Jadi hati-hati. Jika Anda kembali ke rumah, Anda akan segera Tidak dapat kembali ke Jakarta. “1 ​​Mei 2020). -Tentang mekanisme ini, Anies tidak bisa mempublikasikannya karena masih dalam tahap pengembangan.

Tapi dia memastikan bahwa mekanismenya berbeda dari tindakan hukum yang biasanya diambil untuk menarik imigran baru. Dia menjelaskan. – Istri yang berencana untuk kembali ke Jakarta tidak hanya akan menerima proses seleksi melalui status mereka. Oleh karena itu, ia meminta semua warga Jakarta untuk mematuhi peraturan yang diajukan oleh Presiden Joko Widodo sehingga mereka tidak akan kembali ke kota asal mereka selama pandemi korona seperti sekarang.

Alasannya adalah bahwa warga dari zona merah seperti Jakarta tidak akan menyebarkan virus ke daerah lain.

“Oleh karena itu, untuk instruksi warga Jakarta dan Presiden, jangan meninggalkan tempat tinggal Anda saat ini dan kembali ke kota asal saya, jangan pulang, dan jangan kembali ke kota saya, jadi saya minta semua orang untuk mengikutinya,” katanya. “Dia berkata:” Nanti (peraturan) akan selesai dan akan ada pembatasan yang sangat ketat pada Jakarta mas. Diumumkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *