Polisi menemukan sabu yang diselundupkan dalam botol air di penjara Arga Makmur, Bengkulu

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Penyelundupan metamfetamin di penjara terus berlanjut – kali ini terjadi kemarin (1/11/30) dan Kamis (6/11/2020) Arga Makmur Lapas Bengkulu. WIB – Kasus ini telah ditangani oleh Polisi Distrik Ben Guru Utara dan Polisi Distrik Ben Guru.

Kombes Sudarno, kepala hubungan masyarakat di Kepolisian Kabupaten Bangkulu, menjelaskan bahwa kasus tersebut berasal dari laporan oleh Lapas Arga Makmur, yang berada dalam kategori II B.

“Setelah menerima laporan, anggota penjara dan bukti keamanan” Sudarno mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (12 Juni 2020) bahwa dalam bentuk empat paket metamfetamin yang dibungkus dengan klip plastik transparan, plastik tersebut Klip disimpan dalam botol kecil air dan beratnya 40 gram. “

Baca: KPK memeriksa nelayan untuk menyelidiki kasus korupsi Nurhadi

Polisi kemudian menyita bukti lain, seperti telepon pintar dan telepon kecil

tidak hanya itu, tetapi juga memastikan dua inisial DC ( 36) dan IQ (35). — Keduanya dinyatakan bersalah b. Bukti arang metamfetamin yang disediakan oleh kurir narkoba. — “Penyelidik masih memeriksa dua di Kantor Polisi Narkotika Polisi Bangladesh Utara Tahanan DC dan IQ. Kami juga sedang menyelidiki siapa pengangkut kargo ilegal, “tambah Sudano.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *