Kementerian Sosial mengundang semua departemen negara untuk memerangi narkoba

Laporan oleh Tribunnews.com reporter Toni Bramantoro-Jakarta Tribunnews.com-Kementerian Sosial (Kementerian Sosial) merayakan Hari Anti Narkoba di Teater Pemakaman Pahlawan Kalibata di Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2020) -dengan masyarakat Acara siaga yang diselenggarakan oleh lembaga kesejahteraan (LKS) sebenarnya diikuti oleh organisasi Pusat Rehabilitasi Narkoba Nasional Indonesia. -Perwakilan dari Departemen Sosial dan Direktur Jenderal Peremajaan Sosial Harry Hikmat menghadiri pertemuan tersebut.

Membaca: Bendera Perjuangan PDI dibakar, Ganjar Pranowo: Kami bukan PKI, kami adalah orang-orang beragama

Harry mengatakan dalam pidatonya bahwa narkoba adalah kejahatan luar biasa.

Karena itu, Harry terus memanggil semua negara untuk terus memerangi kejahatan. Harry Wisdom berkata: “Dalam memperingati Hari Anti Narkoba, kami akan terus menentang dengan tegas kejahatan terkait narkoba.” – Menurut data BNN, Harry Hikmat mengatakan à penyalahgunaan narkoba disebabkan Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 63 triliun. Kehilangan uang yang dihabiskan untuk obat-obatan, kerugian karena biaya medis, biaya rehabilitasi, dll. Ini tidak mungkin untuk dihitung, yaitu kerusakan yang disebabkan oleh generasi masa depan negara. Bahkan daya saing kita terpengaruh. Ini luar biasa “,” Harry Wisdom menjelaskan.

Harry Hikmat juga mengundang semua wilayah negara untuk bersatu dalam perang melawan narkoba. – “Kementerian Sosial akan membuat berbagai perubahan untuk membuat layanan reintegrasi sosial lebih efektif, terutama bagi para korban narkoba. Kekuasaan tidak hanya akan bergantung pada agen. Karena nanti mereka akan kembali ke masyarakat. Ini adalah potensi mereka untuk menggunakan kembali narkoba. Jadi, kelebihannya ada di keluarga, dia menjelaskan bahwa kita akan memberikan kemudahan dan pendidikan bagi orang tua dengan tanggungan pengguna narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *