Pemerintah provinsi DKI memantau 94 orang dan mengamati 44 pasien yang terkait dengan coronavirus

Laporan oleh Dionisius Arya Bima Suci, seorang reporter dari TribunJakarta.com di Jakarta-TRIBUNNEWS.COM di Jakarta-Dalam rangka memprediksi penyebaran virus corona (Covid-19), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memantau dan mengawasi banyak pasien melalui Dinas Kesehatan (DHO). — Menurut informasi di situs web corona.jakarta.go.id, pada hari Minggu (3 Maret 2020), 94 orang dipantau (ODP).

Pada saat yang sama, masih ada sebanyak 44 pasien dengan gejala yang mirip dengan virus korona yang masih dalam pengawasan (PDP).

Standar ODP adalah untuk mereka yang memiliki gejala demam, batuk, pilek atau sakit tenggorokan, dan memiliki riwayat bepergian ke negara-negara yang terinfeksi dalam 14 hari terakhir. Atau pernah melakukan kontak dengan Covid-19 orang yang HIV-positif tetapi tidak menunjukkan gejala.

Pada saat yang sama, standar PDP mengacu pada pasien dengan demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan dan radang paru-paru, dan memiliki riwayat perjalanan ke dan dari negara yang terinfeksi. Kontak dengan orang. Covid-19 dikonfirmasi positif dalam 14 hari terakhir.

Baca: Coronavirus di Indonesia meningkat secara positif, dengan total 3 pasien, sekarang dirawat oleh NCID – ODP dan data PDP di situs web corona.jakarta. go.id didasarkan pada laporan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, yang telah dilaporkan kepada Kementerian Kesehatan. Rumah sakit ini adalah Rumah Sakit Penyakit Menular Sulianti Saroso (RSPI) yang terletak di utara Jakarta, Rumah Sakit Pusat Pers Persahabatan (RSUP) yang terletak di sebelah timur Jakarta, dan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto (RSPAD) yang berlokasi di Jakarta Pusat. Dipastikan bahwa jumlah orang dengan coronavirus ini di Indonesia telah mencapai 4.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *