Dalam perdagangan perang sarung di media sosial, 13 remaja dari Bekasi ditangkap oleh polisi

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Polisi menangkap 13 remaja yang ingin berkelahi dengan celemek di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dini hari tadi (25/4/2020). -Mereka telah diserahkan dengan aman ke kepolisian Pondok Gede untuk pendaftaran dan bimbingan “Tiga belas remaja akan bertarung. Pada hari Sabtu (25/4/420) waktu Indonesia Barat, Jl Pasar Kecapi 1, Jatiwarna, Pondok Melati, ditangkap, Kota Bekasi, “Jaya Kombes Yusri Yunus, Direktur Hubungan Masyarakat Departemen Kepolisian Metro, dalam pidatonya pada Sabtu (25/4/2020) -Yusri Dijelaskan bahwa insiden tersebut bermula ketika anggota memimpin patroli keamanan di kota Bekasi.

Membaca: Pada 25 April, jumlah pasien positif Corona di Indonesia telah mencapai 8.607

Selain itu, di tempat kejadian, anggota akan menerima puluhan remaja yang sedang berjuang dan sarung tangan perang.

Ini adalah Amerika Serikat (17), SR (18), YP (19), SPW (17), VAY (18), RNH (16), MDA (16), FA (16), DA (16) , RNH (14), RM (18)), BS (19) dan MY (15).

“Pemuda-Remaja ini telah merencanakan untuk bertarung melawan pasar pemuda Lute melalui jejaring sosial Facebook. Mereka sepakat untuk memiliki perang celemek di pasar Kecapi yang lebih rendah. Dari pasar Kecapi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *