23 saksi ditanyai tentang kematian seorang reporter TV kereta bawah tanah, yang diduga sebagai korban tangguh yang dilap dengan pisau dapur

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Misteri kematian reporter swasta Metro TV Yodi Prabowo (26 tahun) tetap menjadi misteri. Polisi masih menyelidiki kasus ini. — Kepala Divisi Humas Kepolisian Metro Jaya Komisaris Yusri Yunus (Yusri Yunus) mengatakan bahwa polisi mewawancarai sebanyak 23 saksi untuk menyelidiki kasus ini. Beberapa yang diwawancarai adalah yang terdekat dengan korban. -Yusri mengatakan kepada markas besar kepolisian: “Hasil pendahuluan adalah bahwa kami memeriksa 23 saksi. Mereka adalah korban terbaru dan terkini, serta para korban yang dianggap perlu oleh penyidik, termasuk para korban di kantornya.” Wilayah Metropolitan Jakarta . , Senin (13/7/2020).

Yusri mengatakan bahwa partainya juga melaju ke TKP (TKP) dua kali.

Dari sana, polisi menemukan bukti untuk menyelidiki kasus ini.

Baca: Yodi Prabowo terbunuh dan dia tiba tiga hari sebelum dia ditemukan di tempat kejadian. Iga dan paru-paru, “jelasnya.

” Kami meminta bantuan K9, dan kedua anjing itu mengendus bajunya dan pisau dapurnya. Ada tanda-tanda bahwa seseorang menikam korban dengan pisau dapur. Tidak ada barang pribadi korban yang hilang. -Itu sebelumnya dilaporkan bahwa Yodi Prabowo (26), seorang reporter dari salah satu media televisi swasta, ditemukan tak bernyawa di tepi jalan tol JORR Pesanggrahan di Jalan Ulujami Raya di Pesanggrahan, Jakarta selatan. Diduga, Yu Di adalah korban pembunuhan.

Investigasi Kriminal Departemen Kepolisian Pesanggrahan Fajrul Choir mengatakan bahwa tubuh Widi ditemukan oleh tiga anak laki-laki yang mengumpulkan layang-layang di tempat kejadian pada pukul 11:45 pagi pada hari Jumat (10/07/2020). -Fahru mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat: “Ketika tiga pemuda bermain layang-layang di jalan tol JOR, mereka melihat mayat laki-laki terbaring di sebelah mereka. Mereka memberi tahu penduduk setempat.” (Juli 2020) 10 Oktober).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *