Perusahaan DKI Jakarta harus mengajukan 2 shift dan akan didenda jika tidak mematuhi peraturan

TRIBUNNEWS.COM-Untuk menghindari akumulasi karyawan di kantor, Kementerian Tenaga Kerja, Imigrasi dan Energi (Disnakertransgi) Jakarta telah mengeluarkan peraturan yang menetapkan pembatasan sosial berskala besar pada saat masuk dan keluar dari pekerja atau karyawan di ibukota selama periode ini, waktu pengembalian dan waktu istirahat (PSBB) ) Masa transisi .———————————————————————————————————— protokol.

Menurut Kompas.com, Andri Yansyah, kepala urusan manusia dan imigrasi di DKI Jakarta, mengatakan bahwa akan ada dua departemen atau perubahan nanti. Bekerja dan istirahat.

“Pekerjaan kantor (WFO) dibagi menjadi dua shift. Pertama, tiba di WIB dari jam 7: 00-4: 00 sore, dan waktu istirahat adalah dari jam 11: 00-12: 00 malam,” kata Andri kepada Kompas. com, Sabtu (13/6/2020).

“Kemudian, kelompok kedua tiba di WIB dari jam 9:00 sampai 6:00 sore, dan waktu istirahat dari jam 1:00 sampai jam 2:00 siang pada hari WIB”, Dia menambahkan bahwa — Andri juga mengharuskan setiap perusahaan untuk menerapkan aturan tersebut.

Nanti, Disnaker juga akan melakukan inspeksi bisnis untuk memverifikasi implementasi perjanjian kesehatan Covid-19.

Pelajari lebih lanjut >>>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *