Kepala Kepolisian Jakarta Utara: Produk topeng akan digunakan sebagai bukti

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pol Budi Herdi Susianto, kepala polisi Jakarta Metro Utara, memastikan bahwa uang dari penjualan topeng yang disita kepada publik digunakan sebagai bukti. Nantinya, uang itu akan dimasukkan dalam catatan kriminal (BAP) sebagai bukti.

Kita tahu bahwa polisi di Jakarta utara akan membuka topeng yang disita dari tersangka kepada publik. Secara total, 60.000 topeng akan dijual kepada masyarakat dengan harga normal. “Pada hari Sabtu, Komisaris Budi mengatakan kepada Tribunnews (07/03/2020):” “Uang hasil penjualan disita, bukti diberikan, dan topeng dijatuhkan.” Baca: Kepala Polisi Jakarta Utara: Alih-alih menyimpan bukti untuk menunggu Setelah keputusan pengadilan, topeng itu akan dihancurkan kemudian-Budi mengatakan partainya memiliki dasar hukum untuk menjual bukti. Dan UU No. 8 tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana.

“Ini adalah dasar hukum dari kebijaksanaan kami. Dia menjelaskan bahwa alih-alih memberikan bukti dalam bentuk topeng di kantor polisi ketika masyarakat membutuhkannya, lebih baik untuk mengambil langkah-langkah untuk” menanyakan “, yaitu, persetujuan tersangka untuk menjual beberapa telah ditunda Topeng. — Di sisi lain, dia menambahkan bahwa bukti disimpan sampai putusan pengadilan dianggap sangat panjang. Dia berkata: “Ini mungkin bahwa topeng itu rusak atau ketinggalan zaman, bahkan diperlukan untuk penduduk. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *