PSBB akan didirikan besok, Anies Baswedan: Anda harus mengenakan topeng saat meninggalkan rumah

TRIBUNNEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendesak warganya untuk mengenakan topeng ketika masalah besar terjadi dan memaksa mereka meninggalkan rumah.

Panggilan ini mematuhi peraturan Gubernur (Pergub) tentang pembatasan sosial berskala besar (PSBB), yang akan diterapkan besok (Jumat, 4 Oktober, 2020).

“Semua orang yang meninggalkan rumah harus mengenakan topeng,” kata Anies pada konferensi pers Balai Kota DKI Jakarta yang dipantau oleh Youtube Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kamis (9/4/2020).

Bacaan: PSBB akan dilaksanakan di Jakarta besok, PT KCI Batasi jam kerja KRL

Bacaan: Gubernur Anies Baswedan mengeluarkan peraturan Gubernur tentang PSBB, ada 6 batasan

– Anies mengatakan bahwa selama PSBB, Warga hanya diizinkan keluar untuk memenuhi kebutuhan dasar atau di sektor komersial yang dikecualikan.

Penghuni yang meninggalkan rumah mereka juga diperbolehkan menggunakan mobil pribadi, tetapi hanya 50% dari total jumlah penumpang yang dapat diterima.

Baca: Jakarta PSBB mengumumkan besok bahwa Gubernur Anies Baswedan melarang penumpang online Ojek

Ini juga berlaku untuk kendaraan umum dengan operasi terbatas dari WIB antara 06: 00-18: 00. – “Semua orang ini harus mengenakan topeng ketika meninggalkan rumah.” Evakuasi rumah diperbolehkan untuk memenuhi kebutuhan dasar, dan kegiatan selain dari pemerintah atau swasta tidak diperbolehkan, “kenang Anies. -PSBB berlaku hingga 23 April 2020.- -Pelanggar dapat dihukum oleh polisi dengan hukuman penjara satu tahun dan denda 100 rupee crore.

Artikel ini awalnya muncul di Kompas.com di bawah judul bahwa penduduk harus mengenakan topeng ketika meninggalkan penjara selama PSBB di Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *