Anggota DPRD dari kota DKI yang diduga korona

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Anggota DPKI DKI Jakarta diduga terinfeksi virus Corona (Covid-19). Anggota saat ini memiliki status yang mencurigakan.

Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak membenarkan hal ini.

“Ya, ada (anggota DPRD yang mencurigakan),” kata Gilbert Simanjuntak ketika dihubungi, Senin (16/3/2020). ——————————————————— Namun, Gilbert tidak mengungkapkan menjadi tersangka mahkota Sebagai anggota DPRD menghargai anggota. –Bahkan jika anggota waspada mahkota belum melakukan perjalanan ke luar negeri baru-baru ini.

Bacaan: Masalah Virus Corona Tidak Akan Mengurangi Minat Penonton Film Mariposa di Hari Pertama Penayangan

Bacaan: Video Cara Membuat Hand Sanitizer Dalam 5 Menit Dapat Cegah Penyakit Corona — -Namun, saat ini, ia telah melakukan ujian atau tes laboratorium. “Jangan pergi ke luar negeri, mungkin kamu perlu menghubungi kami. Kami bekerja lagi kemarin.” Di Pekanbaru, “jelasnya.

Gilbert mengakui bahwa sebagian besar anggota DDP Republik Demokratik Jakarta melakukan kontak fisik dengan politisi. Kita sekarang dikarantina untuk menghindari peristiwa buruk. — – “Kami mengasingkan diri. Kami masih menunggu hasil laboratorium. Jika kita negatif segera. Jika menurut program isolasi diri, positif bisa bertahan selama 2 minggu, maka jika isolasi tidak dilakukan, semakin banyak orang khawatir terinfeksi. -Early pada hari Sabtu (14 Maret 2020), jumlah kasus yang dikonfirmasi mencapai 96, meningkat 27 dari hari sebelumnya.

Di antara 96 ​​kasus, salah satu pasien yang dikonfirmasi adalah Budi Karya Sumadi, Menteri Transportasi.

“Sejauh ini, dari laboratorium yang saya terima di pagi hari, hari ini kami memiliki 21 kasus baru, di mana 19 kasus, dua di antaranya berada di Jakarta dan dua di Jawa Tengah,” kata situs web Departemen Kesehatan mengutip Kata-kata Achmad Yurianto, juru bicara Manajemen Virus Corona.

Artikel ini disiarkan di Kompas.com dengan judul “Salah Satu Anggota Dewan Legislatif DKI Jakarta, Dikenal sebagai Tersangka Virus Corona”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *