Sidik jari pada pisau mengubah misteri kematian editor Metro TV Yodi Prabowo

Reporter Tribunnews.com Igman Ibrahim TRIBUNNEWS.COM, editor Jakarta-Metro TV Yodi Prabowo (26) Hasil tes laboratorium forensik dari sidik jari pada pisau yang ditemukan di sekitar tubuh. Akibatnya, sidik jari pada pisau itu adalah tangan korban.

Ketika ditanya apakah ada petunjuk untuk bunuh diri, Polri Yusri Yunus, Komisaris Hubungan Masyarakat Kepolisian Jakarta, mengatakan dia takut menyelesaikan transaksi.

Membaca: Jari pada pisau di lokasi mayat Sidik memalingkan tangan Yodi Prabowo

penyelidik masih mencari petunjuk lain terkait misteri Yodi Prabowo. kematian.

“Tidak ada kesimpulan (Yudi bunuh diri),” Kombes Yusri Yunus (Kombes Yusri Yunus) mengatakan kepada polisi ibukota Jakarta, Selasa (21/7/2020). Hasil laboratorium juga tidak menunjukkan kekerasan atau serangan terhadap korban.

Membaca: Rambut yang ditemukan di TKP menjelaskan bahwa itu menghilang dan bukan milik pembunuh Yodi Prabowo

Dia mengatakan bahwa korban meninggal karena luka tikam di leher. – “Hasil medis forensik tidak mengenai korban, tidak juga mengenai benda tumpul pada korban. Korban adalah luka tusukan murni dan sayatan di leher. Ini mengakibatkan kematian korban,” jelasnya. Polisi mewawancarai 34 saksi sehubungan dengan kematian Yodi Prabowo.

Nanti, beberapa saksi akan diwawancarai oleh polisi.

Baca: Pembunuhan terakhir pemimpin redaksi Metro TV Yodi Prabowo, misteri orang yang mengenakan kacamata dan sikap orang yang dicintai

“Sejauh ini, tim investigasi telah mewawancarai 34 saksi.” Kami akan menangani 34 saksi ini. Beberapa saksi melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Lengkapi catatan dan petunjuk lain untuk saksi yang mungkin memang menjadi saksi utama. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *