Gubernur Anies bertanya dengan lugas untuk memastikan bahwa program jaminan sosial mencapai pintu perumahan

Laporan oleh reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Gubernur Jakarta Anies Baswedan diminta untuk mundur untuk memastikan bahwa penduduk yang terkena dampak PSBB dialokasikan bantuan sosial di depan pintu mereka, terutama untuk

-Karena saya melihat mirror tahap pertama kemarin, ada banyak kesalahan dalam data penerima manfaat potensial.

“Saya juga ingin meminta gubernur untuk pergi langsung ke lapangan untuk mengkonfirmasi bantuan. Ini bukan hanya pidato, juga bukan untuk memastikan bantuan langsung. Di sana, tujuannya benar,” kata Hasnaeni Moein dalam pidatonya. Siaran pers, Kamis (5 Mei 2020).

“Tuan Chokovi baru saja datang ke tempat kejadian untuk membantu,” tambah orang yang dikenal sebagai “wanita emas”.

Karena menurutnya, dengan memasuki TKP, kepala atau kepala daerah dapat langsung mendengar keluhan dari warga langsung dari personel terkait. Dia berkata: “Jika dia pergi ke alam liar, pasti akan ada banyak warga yang mengeluh bahwa tidak ada cukup bantuan. Kelompok sasaran atau orang miskin tidak menerima bantuan sosial.” Baca: Menteri Luar Negeri Renault segera mencari klarifikasi dari duta besar Tiongkok tentang penyalahgunaan ABK di Indonesia

Bantuan diberikan di area Pasar Tanah Abang dekat Hotel Indonesia (HI), Pasar Minggu dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). –Bantuan bantuan adalah supir taksi online, penyapu jalan, pengemis, pengusaha, dari supir taksi hingga supir transit dan manula. Dia berkata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *