Pasangan itu menjadi germo Koja dan 7 anak di bawah umur yang disediakan oleh media sosial menjadi PSK

TRIBUNNEWS.COM-Di Koja, Jakarta utara, sepasang suami istri menjadi mucikari dan mempekerjakan tujuh anak di bawah umur sebagai pelacur.

Tujuh PSK dibawa dari Cianjur di Jawa Barat.

“Kata pada konferensi pers di Koja Mapolsek di Jakarta Utara pada hari Sabtu:” Rata-rata korban berasal dari Cianjur. Mereka sengaja direkrut dan ditempatkan di salah satu asrama di sekolah asrama pelaku. / 27/2020).

Membaca: Pasangan menikah di Koja mempekerjakan anak-anak untuk menjadi PSK, dan rata-rata korban berasal dari Cianjur

Baca: Pasangan suami-istri di Jakarta utara karena pajak pelacur kepada anak di bawah umur Pajak dan ditangkap oleh polisi-Menurut Cahyo, semua anak kecil yang menjadi pelacur putus sekolah.

Situasi ini memungkinkan tersangka kriminal dengan mudah mendorong mereka untuk bekerja di Jakarta. Telah digunakan sebagai pelanggan yang puas. “” Setelah tiba di Jakarta, mereka ditempatkan dan ditawarkan kepada mereka yang tertarik atau yang menggunakan aplikasi Michat untuk melakukan kata-kata kotor, “kata Cahyo.

Tiga germo yang ditangkap dalam kasus ini adalah Dea Noviawanti dan Kamsa. Nurkolis dan Suryadi .

Kita tahu bahwa Dea dan Kamsa adalah pasangan menikah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *