Agen transportasi DKI melindungi metode transportasi penumpang antar jarak: bagian depan ketat

Jakarta TRIBUNNEWS.COM melaporkan: Pembatasan Jakarta pada tiga moda transportasi umum telah dilonggarkan lagi. .

Baca: Pemerintah Provinsi DKI memberikan insentif bagi staf medis yang terlibat dalam pengelolaan virus korona

Syafrin Liputo, direktur Biro Transportasi DKI Jakarta, mengatakan bahwa ia akan menerapkan percepatan semacam ini di garis depan atau mengulurkan tangannya ke depan Cara sederhananya adalah jarak .

Semoga menjangkau dengan satu tangan sudah cukup untuk meminimalkan potensi penyebaran virus korona di angkutan umum.

“Jadi, kita semua menggunakan model lengan ini, bahkan jika kita menghilangkan virus ini, kita juga berharap bahwa kemungkinan penyebaran virus ini sangat kecil,” kata Syafrin pada konferensi pers Youtube. Saluran DKI dari Pemerintah Provinsi Jakarta pada Senin malam (16/3/2020). Tidak hanya itu, departemen transportasi juga menyiapkan agen Satpol PP dan bahan-bahan untuk orang-orang yang antri di stasiun bus dan kereta api.

Dalam rangka untuk menghilangkan akumulasi penumpang di daerah di tempat penampungan TransJakarta, Dishub hanya memungkinkan jumlah orang untuk mencocokkan jumlah penumpang yang diimpor dan diekspor oleh bus.

Jika kuota bus tunggal TransJakarta terbatas hanya 30 orang, maka orang yang memasuki stasiun bus hanya bisa mendapatkan jumlah orang tertentu.

“Selebihnya kami minta mereka berbaris di depan halte dan menjaga jarak. Biasanya kami mendapatkan nama dengan cepat,” kata Syafrin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *