Distribusi “nasi anjing” mengguncang penduduk, polisi memeriksa sepuluh saksi dan mendesak BPOM untuk bekerja sama

TRIBUNNEWS.COM-Kepala Kepolisian Resor Jakarta Utara Budhi Herdi Susianto (Budhi Herdi Susianto) mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki 10 saksi sehubungan dengan kasus anjing yang dibungkus beras di Tanjung Priok. . Ia mengatakan, pihaknya belum dapat menyelesaikan transaksi paket beras berisi anjing yang dibagikan kepada penduduk Varacas.

Namun, warga di sekitar yayasan yang menerima beras paket dan beras didistribusikan dipertanyakan.

“Kami sedang menyelidiki saksi.”

“Kami meminta 10 orang untuk memberikan informasi, masyarakat meminta 3 orang, dan yayasan meminta 7 orang.”

Buddy berkata: “Kami belum mendapatkan Sampai pada suatu kesimpulan, tetapi kami akan terus melakukannya. ā€¯YouTube Kompas TV dikutip, Selasa (28 April, 2020). Badan Penegakan Narkoba (BPOM) memeriksa isi beras bungkus berisi nasi anjing.

“Kami juga bekerja sama dengan POM Center, dan saya memeriksa makanan yang kami sita.” Ditemukan bahwa warga melaporkan bahwa POM Balai akan menyediakan barang, “jelasnya. Atau bahan-bahan lainnya,” lanjutnya. Indah, jamin makanan halal

baca: Makanan anjing polisi dibagikan di Masjid Babah Alun Warakas di POM Center

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *