Kasus positif korona di pasar tradisional tertinggi terjadi di DKI Jakarta

Reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menyatakan jumlah kasus positif Covid-19 di pasar tradisional semakin meningkat. DKI Jakarta tetap menjadi daerah transmisi korona tertinggi di pasar.

IKAPPI mencontohkan, hingga 14 Juli 2020, jumlah kasus positif di pasar tradisional DKI Jakarta sebanyak 273 kasus di 45 pasar. Papua Nugini masih menjadi provinsi tertinggi di Jawa Timur, “kata Reynaldi Sarijowan, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi DPP IKAPPI, dalam keterangannya, Rabu (15/7/2020).

Sebuah tradisi digital yang positif secara nasional Total kasus Covid -19 di pasaran melebihi 190 yang tersebar di 190 pasar.

Reynaldi menjelaskan, menurut catatan IKAPPI, dalam sepekan terakhir masih banyak kasus lainnya.

Baca: Pasar Cempaka Putih Ini akan dibuka kembali pada 16 Juli 2020, dan Perjanjian Kesehatan Covid-19 masih ketat – bahkan selama Juni 2020, tingkat pertumbuhan kasus positif telah dipastikan lebih tinggi daripada bulan-bulan sebelumnya. Ada sesuatu yang unik tentang datanya, kami mendapatkan ASUS, yang sangat menyenangkan. gh, minggu lalu, “ujarnya. Ia meremehkan penyebaran virus dengan mengabaikan perjanjian kesehatan. Ia sendiri berharap pemerintah daerah, termasuk Pemprov DKI di Jakarta, terus memperkuat pemeriksaan berkala terhadap para pedagang pasar. Selain mengedukasi mereka dan Pembeli khawatir dengan bahaya virus tersebut.

IKAPPI menganjurkan agar pedagang pasar menggunakan bahan isolasi plastik transparan sebagai penghambat komunikasi langsung antara pedagang dan pembeli.

Untuk mencegah terjadinya antara keduanya Kemungkinan tetesan atau penyebaran. Dia menyimpulkan: “Ini karena bahkan kebijakan yang aneh bisa jadi kebijakan yang membatasi jam kerja. Justru karena pembatasan jam kerja itulah yang akan menambah penyebaran, karena jam-jam tersebut akan menumpuk. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *