Polisi memeriksa CCTV dalam perjalanan ke TKP dan melacak kotak sepatu palsu yang berisi tubuh bayi tersebut

Laporan Reporter Tribunnews.com Igman Ibrahim-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Wakil Kapolres AKBP Jakarta Timur Steven Tamutuan mengatakan, pihaknya masih melacak candaan sepatu kardus yang berisi jenazah warga dan kemudian Jumat (5/5). 15/2020) Museum Cipayung.

Steven mengatakan, pihaknya mewawancarai banyak saksi untuk mengetahui karakteristik para pelanggar. — Bacaan: Timeline Tahap Kesepian Saat Pandemi Corona, Kaka: Slank Didi Pelatihan Kelaparan- “Kami Berdasarkan Kesaksian, Kesaksian CCTV dan Saksi yang Kami Kumpulkan Caranya menggambarkan karakteristik pelaku, ”kata Steven kepada Tribunnews, Jumat (22/5/2020).

Steven menambahkan bahwa polisi berkomitmen untuk menyelidiki kasus tersebut. -Sebaliknya, dia berharap hasil pemeriksaan rekaman CCTV dan keterangan saksi bisa digunakan polisi untuk melacak bayi gajah. —— “Mudah-mudahan nanti ada titik terang di sini. Nanti, katanya. ——Sebelumnya, ada laporan warga Jalan Cipayung timur Jakarta melapor ke polisi berinisial Florida, isinya bayi. Kotak kardus jenazah jatuh menimpanya. -Jumat (15/5/2020) pukul 22.45 WIB, Florida naik sepeda motor melalui Terowongan Jembatan Seg, Jalan Rad Air Defense, Chipapong, Jakarta Timur mulai Peristiwa Mengejutkan Ini Terjadi. WIB .

Baca: Usai Konflik dengan Satpol PP saat Pelaksanaan PSBB, Habib Umar Akan Sanksi-Pelaku Sengaja Menyerahkan Kotak Berbungkus Plastik Merah Ia lantas kabur ke Jalan pertahanan dan markas keamanan Florida, Raya. Melewati gerbang 3 Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

“Tiba-tiba datang pengendara motor hitam, nomor polisi ( Nomor polisi) Saya tidak ingat, memakai topeng, lalu s “mendekati saksi dan memberinya amplop. Sepatu merah. Mark Vans,” Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Arie Ardiyan Ucapnya dalam surat konfirmasi, Sabtu (16/5/2020). Saat dibawa masuk, kotak itu mengeluarkan bau busuk- “Bau, kemudian bungkusan kardus dibuka dan ditemukan seorang bocah laki-laki tewas,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *