Mahasiswa yang lulus ujian 14 hari bernama Killer Boy. Ini adalah penjelasannya

TRIBUNNEWS.COM – Seorang siswa sekolah menengah dibunuh di Jakarta Pusat, bocah laki-laki dengan inisial APA (6) itu dibunuh. Jika ia dinyatakan menderita penyakit mental, ia masih memiliki peluang untuk pulih. Sumy Hastry Purwanti dari Lembaga Penilai Yudisial Jati Kombes mengatakan bahwa inisial tersangka NF (15) masih dapat dikembalikan ke Anak normal. .

Tetapi jika NF tidak ingin menyembuhkannya, harapan itu tidak akan terjadi. “” Itu bisa dipulihkan, dan itu harus disertai dengan (terapi obat) untuk melanjutkan. Seperti dikutip TribunJakarta.com, Hastri mengatakan kepada RS Polri Klamath Jakarta, Kamis (12 Desember 2020): “

” Semua orang yang sakit bisa sembuh kecuali mereka Tidak ingin sembuh. “Ibu mertua mengadu kepada ibunya, dan tetangganya mengungkapkan perlawanan siswa sekolah menengah atas pembunuhan anak laki-laki berusia 6 tahun-Baca: Bocah berusia 12 tahun melakukan proyek penculikan karena alasan sepele – Menurutnya, salah satu tujuan psikiatri forensik psikologi Iatri Yang pertama adalah rehabilitasi pasien. “” “Banyak kasus, orang yang keluar dari RS jiwa karena dianggap sembuh,” katanya-katanya psikiatri forensik dan kriminologi itu berbeda, meski keduanya sama-sama berbeda. Penyelidik terlibat dalam menemukan kasus ini

Menurutnya, kriminologi bukan hanya bidang para penjahat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *