Waria dibakar hidup-hidup dan sebelumnya mengaku telah mencuri ponsel tersebut dan kemudian menjualnya

TRIBUNNEWS.COM-Polisi mengatakan bahwa waria Mira (43) mengaku mencuri ponsel pengemudi truk dan dibakar hingga mati di garasi trailer oleh enam tersangka pada Sabtu (4/4/2020).

— Di antara enam tersangka, Kepala Polisi Jakarta Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan bahwa inisial mereka adalah AP (27), RT (24), AH (25), PD (DPO) ), AB (DPO) dan IQ (DPO).

Awalnya, nama pengemudi truk disingkat KM dan diberitahukan kepada tersangka bahwa ponselnya hilang setelah bertemu dengan Mira.

Percayalah bahwa tersangka adalah bagian yang melindungi keselamatan di sekitar garasi trailer, jadi KM juga memberi tahu mereka.

“Mengenai kejadian ini, saksi-saksi KM mengatakan pada tersangka bahwa mereka adalah tersangka di daerah tersebut dan mereka pantas mendapatkan kepercayaan orang. Pertimbangan keamanan, “kata Budhi kepada Mabes Polri Jakarta Utara, Rabu (4 April 2020). -Setelah mendengar cerita KM, keenam tersangka langsung percaya bahwa Mira memang pelakunya.

Membaca: Mengungkap kasus pembunuhan termotivasi oleh Pem seorang wanita di unit sewaan, korban disalin dengan pakaian dan seprai dan tertidur bersama

Membaca: Berita tentang pembunuhan mie Muara Karang, penipuan polisi

Selain itu, Sejauh ini, daerah sekitarnya sering memberi tahu kami bahwa Mira memang terkait dengan pencurian.

Kemudian tersangka dengan paksa memindahkan Mira dari kontraknya dan menantangnya.

Awalnya, Mira bersikeras bahwa dia mencuri telepon KM. Namun, setelah berulang kali dipukuli oleh tersangka, Mira akhirnya mengakui perilakunya. Namun, Mira mengaku menjual ponsel tersebut. .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *