Ketika ditanya tentang pengakuannya, putri kandungnya ayah Depok Rudapaksa hingga 3 kali

DEBOK, TRIBUNNEWS.COM-Seorang ayah dengan nama keluarga S (59) ditangkap oleh polisi di Metro Depok, Jawa Barat.

Dia diduga memaksa anak perempuan kandungnya masuk dalam kategori anak di bawah umur. -Reading: Kakek Cabuli yang berusia 72 tahun, anak-anak dari tetangganya sendiri, menyumbangkan $ 20.000 setelah aksi tersebut – kebobrokan pelaku tidak hanya satu kali, itu sudah tiga kali lipat. Karena dengan tegas memaksa dirinya sendiri untuk memaksa putrinya sendiri, S mengaku telah melakukan kesalahan.

Setelah diselidiki, ternyata S juga ditangkap karena perilaku yang sama, tetapi anak kandungnya berasal dari istri pertamanya.

“Ini adalah ketiga kalinya saya menyadari saya salah,” kata S kepada Mapolrestro Depok, Pancoran Mas ketika dia muncul di pengadilan pada Selasa (21/7/2020). –S juga menyadari bahwa dia tidak ragu-ragu untuk menemani ancaman kepada korban untuk menghilangkan keinginan bejat ini.

“Ya (ancaman),” katanya polos sambil terus membungkuk. -Untuk semua tindakannya, S juga mengakui bahwa dia sangat menyesal.

“Maafkan aku,” katanya datar.

Membaca: Teman-teman Kepala Kepolisian Resor Bandung Pengacara Sunan Karijaga (kasus perempuan Rudapaksa 3)

Pada saat yang sama, Kepala Polisi Metro Depok, Kepala Polisi Azis Andriansi (Azis) Andriansyah) mengatakan bahwa pelaku mengancam akan dituntut. Pasal 81 Undang-Undang Perlindungan Anak No. 35 Tahun 2014 Republik Indonesia.

“Saat ini, pelaku telah ditangkap. Ketika personel yang relevan melakukan pelecehan seksual atau melakukan hubungan seksual dengan anak-anak, kami prihatin dengan Pasal 81 UU Perlindungan Anak. Dia mengatakan di tempat yang sama:” Kadang-kadang saya khawatir tentang ini Artikel itu akan dijatuhi hukuman 5 hingga 15 tahun penjara. “-Artinya disiarkan di Tribunjakarta.com dengan judul: Pengakuan Ayah kepada Debord, Debord adalah putri kandung Teja Setubssi: Kesalahan ketiga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *