Polisi mendesak 1.201 pengendara yang putus asa untuk berbalik di Jakarta

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Polda Metro Jaya telah mendaftarkan pengendara sepeda motor dan diberitahu bahwa mereka terjebak dalam penggerebekan berlumpur oleh 1.201 mobil dan kembali ke Jakarta.

Data berdasarkan hasil pemantauan, banyak mudik lebaran yang memiliki stasiun pemantauan gratis dan beberapa jalan utama. Pengumpulan data hanya dilakukan mulai Senin (27/4/2020) hingga Minggu (3/5/2020).

“Kepala Departemen Kepolisian Kota Jakarta meminta total 1.201 sepeda motor untuk kembali ke Jakarta” Kepala Polisi Sambodo Purnomo Yoga pergi ke Tribunnews.com, Senin (4 Mei 2020).

Baca: IPW mengimbau buron KPK Nurhadi untuk bertemu beberapa kali di masjid, dan pengacara mempertanyakan informasi bukti-rinci. Hingga Senin (27/4/2020), 83 pengendara sepeda motor terputus.

Selain itu, 102 sepeda motor diserang pada Selasa (28/4/2020). -Lalu Rabu (29/4/2020) menyerang 267 sepeda motor. – 253 sepeda motor diserang pada Kamis (30/4/2020).

Lalu, Jumat (5/1/2020) 163 sepeda motor diserbu, dan 162 sepeda motor diserbu pada 5 Februari 2020 (Sabtu). Sebuah sepeda motor, 171 diserang pada hari Minggu (3/5/2020). Sambodo mengatakan bahwa sebagian besar sepeda motor ditangkap dalam razia Idul Fitri karena mereka melewati pos pemeriksaan polisi di dekat Bekasi dan Karawang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *