Seorang karyawan sebuah kafe terkenal segera menelepon polisi setelah mengintip ke dalam dada seorang pelanggan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Cabang Starbucks terimbas masalah lereng akibat perilaku karyawan-Rekaman video karyawan kedai kopi yang menggunakan kamera CCTV untuk melihat payudara pelanggan dikecam publik.

Setelah dikonfirmasi, Direktur Humas Polda Metro Jaya Kompol Yusri Yunus (Yusri Yunus) mengaku belum memperoleh informasi terkait peristiwa tersebut. — Namun, pihaknya akan menyelidiki lokasi Starbucks terkait dengan Starbucks.

“Kami pertama-tama akan menyelidiki kapan dan di mana ini terjadi. Mereka yang tidak puas di kantor polisi, kami akan menindaklanjuti laporan itu,” kata Yusri kepada Tribunnews, Kamis (2020/07/02).

Dia memperingatkan bahwa jika tindakan terbukti, proses pidana dapat dilakukan terhadap pelaku. Menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 (Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Teknologi Informasi), pelakunya bisa dituntut. — Sebagai informasi, catatan yang terkait dengan perilaku karyawan Starbucks semuanya mengamuk di media sosial.

Namun, identitas penulis, timeline dan lokasi Starbucks sedang viral, yang belum jelas. -Dalam video yang diposting di media sosial, terlihat seseorang sedang memantau video CCTV yang memperlihatkan bagian depan atau kasir.

Tak lama kemudian, penyerang dan rekannya menyorot (memperbesar) kamera CCTV ke arah pelanggan. Sayangnya, pelaku menyoroti dada klien.

Dalam video tersebut, pelaku juga menertawakan tindakannya. Video ini juga telah beredar dan mendapat kecaman dari banyak pengguna internet, yang khawatir kejadian serupa akan terjadi saat mereka mengunjungi cabang Starbucks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *