Mereka yang sudah pulang tidak akan buru-buru ke Jakarta, Anies Baswedan akan melibatkan aparat untuk mencegahnya

Reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menegaskan, pihaknya akan membatasi pemudik yang kembali ke Jakarta usai Lebaran. -Pencegahan akan melibatkan aparat kepolisian dan TNI untuk memutus mata rantai penularan virus corona (Covid-19).

Upaya ini adalah hadiah bagi para pelancong yang memikat dan peringatan bagi para pelancong tersebut. Yang berniat pulang dalam waktu dekat.

Baca: Respon Anies Terhadap Gelombang PHK: Ada Pekerjaan Hilang dan Ditemukan, Tapi Mereka Tidak Hidup

“Ini akan dilakukan oleh orang-orang berikut bersama Pemprov, Polri, dan TNI agar bisa berjalan dengan baik.” Annie Kata James, Sabtu (2/5/2020) di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

“Oleh karena itu saya anjurkan warga Jakarta daripada keluar kota, karena kalau keluar kota sekarang, belum yakin bisa cepat pulang,” ujarnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan meminta arahan kepada Presiden Yokovy Sleep untuk menyelesaikan disiplin.

Baca: Anies: Ramadhan terasa tenang, tetapi pengalaman uniknya bersyukur

Baca: Anies meminta komunitas yang serius untuk berbicara dengan PSBB: Semakin dalam disiplin kami, semakin cepat pertumbuhan wabah korona akan berakhir– Jika tetap teguh, upaya kembali ke Jakarta akan menemui jalan yang sulit. Mengenai mekanisme pembatasan, Anies tidak menjelaskan secara detail. Namun dia mengatakan ini berbeda dari tindakan pengadilan.

Setelah kata-kata selesai, seluruh mekanisme akan utuh. Dia mengatakan bahwa proses ini telah memasuki tahap akhir dari pengumuman berikutnya. Dia menyimpulkan: “Akan ada prosedur terpisah nanti, yang sedang diselesaikan, dan kami pasti akan mengumumkannya setelah final. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *