Jasa Marga masih menunggu peraturan pemerintah tentang larangan mudik 2020

Reporter Tribunnews.com, Hari Darmawan melaporkan – Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Jasa Marga (Persero) masih menunggu undang-undang dan peraturan pemerintah yang melarang kembali ke negara itu pada tahun 2020.

Reza Febriano, kepala departemen Marga Jasa Marga di wilayah Jabodetabek, mengatakan bahwa tidak ada penutupan jalan, tetapi ada penghalang.

“Jadi, kami masih menunggu peraturan pemerintah atau undang-undang dan peraturan yang akan diisolasi,” kata Reza dalam pertemuan virtual, Rabu (22/4/2020), menambahkan bahwa Jasa Marga tentu saja bersiap untuk mengimplementasikan Kebijakan pemerintah terkait larangan 2020 untuk kembali ke rumah.

“Kami saat ini berencana untuk mengatur pos pemeriksaan dengan Kepolisian Lalu Lintas Nasional dan Polda Metro Jaya untuk mendukung penghalang jalan,” kata Reza. Rencananya akan berada di sebelah barat Jakarta-Tangerang dan di selatan jalan tol Jagorawi, “lanjutnya.-Reza mengatakan bahwa nama Jasa Marga siap ketika pembatasan kendaraan dilaksanakan. Memberikan dukungan bagi personel dan fasilitas untuk Implementasi lalu lintas yang ditangani polisi.

Selanjutnya, Reza juga menjelaskan penurunan jumlah pengguna kendaraan di banyak jalan tol yang dikelola oleh layanan publik selama epidemi Covid-19.

“” Penurunan terjadi di Cikampek Stasiun tol Utama 1 Riza mengatakan bahwa dalam keadaan normal, gerbang keberangkatan harian adalah 26.280.000, dan sekarang 18.251 per hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *