Siasati PSBB DKI disebut-sebut memiliki banyak tempat hiburan malam berkedok restoran

Reporter TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci,

— TRIBUNNEWS.COM, Jakarta – Ketua Komite B DPRD Komite B Jakarta Abdul Aziz mengatakan bahwa selama transisi pembatasan sosial skala besar (PSBB), banyak tempat hiburan malam (THM) dibuka. Pemprov DKI Jakarta Sementara itu THM belum mengizinkan untuk kembali beroperasi selama masa transisi ini.

Untuk menutupi bisnis THM, Abdul Aziz mengungkapkan bahwa banyak pengusaha menutupnya dengan membuka restoran.

Restoran telah diizinkan untuk beroperasi di pengadilan di bawah aturan 50%, “Dia mengumumkan, Kamis (2 Juli 2020).” Tapi di lapangan, banyak orang yang terbuka ke tempat hiburan, baik itu bar atau disko Aula dansa mengabaikan aturan sanitasi, ”lanjutnya.

Baca: DKI Jakarta punya lampu hijau untuk memudahkan relaksasi, namun Anies tetap memilih melanjutkan transisi PSBB

Baca: Masa berlaku PSBB di Tangerang Raya diperpanjang hingga 2020 12 Juli 2015-Tentang topik ini, politikus PKS itu juga mengimbau Pemprov DKI untuk patuh pada aturan tersebut. -Karena jika tidak dikendalikan bisa memicu redistribusi Covid-19. -Selain itu, THM sering mengabaikan aturan yang terkait dengan batasan kapasitas pengunjung.

“Keamanan harus menjadi prioritas utama, yang merupakan hasil dari keamanan. Alokasikan Covid-19. (Dalam hal terjadi kejadian serupa, Pemerintah Provinsi DKI) harus ditentukan. “Karena solusi ini tercapai tidak hanya untuk kepentingan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, tetapi juga untuk keselamatan dan kesehatan seluruh masyarakat.” Kita juga harus melakukan kegiatan sosial dengan kedok restoran untuk memastikan keamanan mereka. Kalau mau keji biarkan saja, ”ujarnya.

Artikel ini tayang di Tribunjakarta.com, bertajuk DPRD, menyerukan kepada Pemprov DKI Jakarta agar meliput resto tersebut pada masa transisi PSBB. Bertindak tegas sebagai tempat hiburan kehidupan malam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *