Aulia Kesuma mengirim surat kepada keluarga Pupung Sadili sehingga Anda dapat bertemu anak-anaknya

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM – Komite Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah memutuskan bahwa Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin, yang bersalah atas pembunuhan yang disengaja, dijatuhi hukuman mati. Bernama Dana.

Baca: Auria Kesuma berada di ambang hukuman mati. Ini adalah keadaan rumah saat Pupung dan putranya dibunuh

Firman Candra, pengacara terdakwa mengungkapkan bahwa Aulia Kesuma telah mengirim surat untuk mendengarkan keputusan hakim Kemudian berikan penghormatan kepada keluarga Puppong Sadili.

Memulai Kompas.com Dalam suratnya, Aulia Kesuma meminta maaf atas tindakannya. Bayi berusia empat tahun ini adalah anak hasil pernikahannya dengan Eddie. -Firman Candra (Firman Candra) pada Selasa (23/6/2020) .

Tak hanya Aulia, tapi juga Giovanni Kelvin (Geovanni) yang juga terdakwa dalam kasus yang sama Kelvin pun menyampaikan permintaan maaf melalui surat. –Dia berharap keluarga korban akan dengan murah hati menerima permintaan maaf. -Sekarang Aulia Kesuma dan Kelvin saat ini mengajukan banding atas hukuman mati yang dijatuhkan oleh hakim.

Aulia Kesuma dan putranya Geovanni Kelvin divonis mati oleh majelis hakim karena terbukti secara hukum persuasif dan terbukti membunuh Edi Chandra Purnama dan Muhammad Adi Pradana alias Dana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *