Memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh dan mencegah staf medis berurusan dengan dehidrasi Covid-19

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Jumlah korban aktif virus Covid-19 di Indonesia semakin hari semakin meningkat.

Ini menunjukkan bahwa staf medis di rumah sakit darurat yang berurusan dengan Covid-19 tentu membutuhkan bantuan dalam banyak hal. -Tidak hanya memberikan bantuan berupa alat pelindung diri (APD), tenaga medis juga perlu meminum air mineral untuk mencegah dehidrasi. — Merefleksikan kebutuhan tenaga medis, PT Santini Logmax Indonesia (SLI) baru-baru ini mendonasikan 10.000 botol air minum bermerek aoi-nano cluster water ke bagian manajemen rumah sakit darurat Covid-19 Wisma Atlet. -Membaca: Bocah 2 Tahun Keluhan Haus Meninggal Usai Minum Desinfektan Botol Air Mineral di Sukabumi-Bacaan: Kalender Imsak di Surabaya dan sekitarnya 24 April 2020, Jumat / 1 Ramadhan 1441 H, Akhirnya berharap untuk masuk dan keluar dengan cepat

Bima Kumara, perwakilan Rumah Sakit Wisma Atlet, membantu.

Kondo Minoru Kondo berkata: “Kami berharap air minum dalam kemasan ini dapat meningkatkan metabolisme staf medis dan mencegah dehidrasi.” Teknologi Jepang memecahnya menjadi skala nano.

Dipercayai bahwa meminum setidaknya 3 botol (1,5 liter) sehari dapat membantu lebih memperkaya suplai oksigen dalam tubuh. Karena adanya partikel, pasokan oksigen dapat dipenuhi. Air nano dapat diterima oleh pembuluh darah yang lebih kecil. Ini adalah “keunggulan air kluster Kwai-nano, yang tidak ditemukan pada air minum lainnya,” kata Minoru. Fendy menambahkan bahwa di RSD Wisma Atlet, Kwai-Nano Cluster Water juga akan memberikan bantuan kepada Rumah Sakit Nasional Surabaya dalam waktu dekat. “Sekarang semua orang bersatu untuk melawan pandemi Covid-19. Kwai Nano Water juga tidak ingin ketinggalan dalam membantu staf medis. Kata Fendi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *