Pemerintah provinsi SKI menekankan kemudahan penggunaan izin perusahaan selama PSBB dan mengimbau Kementerian Perindustrian lebih selektif.

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melebarkan Kebijakan Pembatasan Sosial (PSBB) skala besar untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Baca: Pimpinan Gerakan Anti-lockout Carolina Utara dinyatakan positif virus Corona dan hanya dikarantina sendiri selama periode PSBB, perusahaan masih memperoleh izin operasi di wilayah tertentu. -Namun, ternyata banyak perusahaan tidak memiliki apapun selain melanjutkan operasi. ——Menurut pemerintah provinsi, terlalu mudah bagi pemerintah pusat untuk menerbitkan izin usaha melalui Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (Kemenperin). Dan Industrial Activity Mobility (IOMKI).

Dengan memasukkan IOMKI ini ke dalam kantong, perusahaan / tempat usaha tetap dapat beroperasi selama periode pembatasan sosial skala besar (PSBB).

Direktur Tenaga Kerja, Imigrasi dan Energi (Disnakertrans DKI Jakarta (Andri Yansyah) mengatakan, akibatnya banyak perusahaan yang masih aktif mengikuti PSBB.

Jumlahnya sudah hampir 900.

Nyatanya, ” Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 menjadi dasar pelaksanaan PSBB di DKI Jakarta. Dalam peraturan tersebut disebutkan bahwa hanya 11 industri yang dapat beroperasi selama ada peraturan pembatasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *