Anies: Jangan menganggap enteng, jangan menjauh dari wabah Covid-19

TRIBUNNEWS. Kantor Berita Jakarta-Gubernur Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa lonjakan 19 kasus di Jakarta telah memperingatkan masyarakat untuk lebih waspada.

Sebagai referensi, Jakarta mencatatkan 404 rekor baru pada Minggu (12 Desember 2020).

Selain itu, rasio dari angka positif dengan jumlah sampel yang diuji atau tingkat positif dari DKI berlipat dua menjadi 10,5%.

“Ini mengingatkan kita bahwa kita perlu lebih waspada dan lebih disiplin,” kata Annis pada konferensi pers virtual.

Baca: Data pada 12 Juli: Jumlah kasus positif di Jawa Timur mencapai tingkat tertinggi Covid-19

Anies mendesak warga DKI Jakarta untuk tidak meremehkan penyebaran Covid-19 di Jakarta.

Terutama ketika transisi PSBB dilaksanakan dari 4 Juni hingga 12 Juli, ada 6.748 kasus baru. Ia mengatakan: “Jangan anggap enteng dan jangan merasa kita belum memberantas wabah Covid-19. Ini peringatan bagi kita semua.” Menurut Anies, pihaknya selalu mengkhawatirkan pandemi Covid-19 di DKI Jakarta. Tingkat positif.

Jika penyebaran Covid-19 harus diperluas, angka positif itu menjadi patokan Pemprov DKI Jakarta. Kontrol atau tidak. Kurang dari 5% itu artinya, misalnya ditemukan 200 kasus, tapi 200 dari 4000 tes hanya 5%, yang berbeda 200 dari 2.000 tes, lalu 20%. Kami selalu perhatikan persentasenya, ”ujarnya. Mengatakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *