PSBB masih beroperasi setelah pengumuman, dan 23 perusahaan di Jakarta ditutup sementara

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan pemeriksaan acak pada perusahaan yang belum diizinkan untuk membuka selama pelaksanaan PSBB dari 10 hingga 23 April 2020. -Pada Kamis (16/4/2020), Kantor Imigrasi dan Energi DKI (Disnakertrans) telah melakukan pemeriksaan mendadak terhadap 150 perusahaan atau tempat kerja. -Akibatnya, 23 perusahaan langsung ditutup sementara, dan 126 perusahaan masih mendapat peringatan. ——Menurut Peraturan Gubernur No. 33, untuk perusahaan yang telah ditutup dan tidak dikecualikan, penerapan PSBB pada tahun 2020. /4/2020).

Pasal 10 menjelaskan bahwa selama PSBB berlaku, hanya 11 unit usaha yang dapat beroperasi .

Selama kegiatan usaha di luar jenis yang diatur dilarang melaksanakan SPBM di Jakarta .

Diantaranya, sektor kesehatan, makanan / makanan / minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, pembangunan perhotelan, industri strategis, layanan dasar, layanan publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek nasional penting dan objek tertentu ; Dan kebutuhan sehari-hari.

Baca: Kisah seorang bocah lelaki dengan demam yang ditolak oleh penduduk Anchorage di Padangbai ketika ia dipindahkan ke Rumah Sakit Feilong. Izin usaha dicabut.

Perusahaan disebut koperasi sebagaimana diminta segera setelah menerima pemberitahuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *