Setelah mengeluarkan edaran pelarangan bus di luar Jakarta, pihaknya akan memeriksa terminal tersebut

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan pemberitahuan tentang penghentian bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Jakarta, Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP), dan pengoperasian bus pariwisata. -Namun, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menilai surat “Lalu Lintas Tidak Cukup”.

Baca: Saat Wabah Corona, Jokowi Buka Data Kepulangan: 978 Bus Mengangkut 14.000 Orang ke Daerah – Makanya, Perusahaan Angkutan DKI Jakarta (Syafrin Liputo) Ungkap Karyanya Petugas akan melakukan inspeksi – lokasi inspeksi yang teridentifikasi terletak di Dermaga Pulo Gebang di Jakarta Timur. Budi Setiyadi, Direktur Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Perhubungan, Kementerian Perhubungan, Polana Pramesti dan Dirlantas Polda Jaya Metro, Kepala Badan Perhubungan Jakarta (BPTJ), dan Dirl antas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo.

Sore hari check in di terminal Pulo Gadung bersama General Manager Hubdat, Kepala BPTJ dan Bp Dirlantas. Ia mengatakan, Seni (30 Maret 2020) – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga berharap seluruh operator angkutan umum mematuhi kebijakan ini untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19). — – “Kami menghimbau kepada operator angkutan umum, dalam hal ini AKAP, AJAP dan industri pariwisata untuk mencapai tujuan tersebut,” ujarnya kepada Balaikota Gambir di Jakarta Pusat.

“Tentu saja ini kami Bekerja sama untuk mencegah penyebaran virus corona dalam skala yang lebih besar. Dia berkata lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *