Tangsel menerapkan pos pemeriksaan PSBB di setiap RW, dan warga di luar kawasan harus mengizinkannya

Reporter TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir melaporkan-TANGSEL TRIBUNNEWS.COM-Tangsel menerapkan pembatasan sosial besar-besaran (PSBB), yang akan dimulai pada Sabtu, 17 April, dan akan mendapatkan kontrol setelahnya. Titik atau titik kontrol.

Hal ini untuk memastikan PSBB dihormati oleh masyarakat.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, pihaknya akan memberikan kewenangan kepada Satgas Tingkat RW untuk mengawal Covid-19.

“Yang pasti kita setuju dengan tingkat RW, makanya kita belajar dari DKI, apalagi jalan Tangsel sangat pendek, jadi jalannya hanya beberapa. (14/4/2020) .

Baca: Jika PSBB Tangsel disetujui dan ODP tidak bisa keluar, maka akan diberikan gelang khusus

Airin terima kasih atas penyelenggaraan PSBB di wilayah Jabodetabek guna menuntaskan pengawasan. — “Alhamdu semua yang tahu PSBB sudah melintasi bagian selatan Tangerang Di jalan kecil, di sini ada Depok di Bogor, di sebelah Kabupaten Tangerang, dan di sisi lain adalah Kota Tangerang dan Jakarta. Dia berkata: “Semua orang PSBB.” – Tangsel yang ingin meninggalkan daerah itu setelah memberi izin masing-masing RW Warga harus mendapat izin terlebih dahulu. Di mana saja kalau izinnya mau ke RW, “ujarnya ..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *