Meski sedih, Gunadi Ikhlas menunda kepulangannya ke kampung halaman

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Gunadi (22) merasa sedih. Dia telah mengunjungi ibu kota selama empat tahun. Pria asal Negara Bagian Palem, Sumatera bagian selatan ini bekerja sebagai satpam di sebuah kantor bank di distrik Karamatjati, Jakarta Timur. Tahun ini, Gunadi mengaku berniat kembali ke kampung halamannya. Dia harus melepaskan niatnya dan merindukan orang tuanya, dia dipaksa untuk menanggungnya. Presiden Jokowi resmi mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang larangan pulang ke rumahnya di Hari Raya. Keputusan presiden tersebut berlaku mulai 24 April hingga 29 Mei 2020.

Meski sedih, Gunadi mengaku ikhlas membatalkan rencana pemulangan ke kampung halamannya di Palembang. Ia berharap dapat mematuhi batasan pemerintah untuk memutus rantai penularan virus Covid-19 dan menjaga keamanan bersama. Ramadhan ini. Saya sudah merindukan orang tua saya. Sudah empat tahun saya ke sana (Palembang), “kata Gunadi kepada Tribun, Kamis (23/4/2020). Pasien, 33 kasus sembuh, 39 kasus meninggal-Gunadi mengaku jauh di lubuk hatinya bahwa dia memang benar. Saya ingin pulang. Jika tidak ada larangan mudik, dia berjanji kepadanya bahwa dia pasti akan kembali, ‚ÄĚkata Gunardi. Hindari penyebaran virus corona di rumah selama Ramadhan- “Demi keselamatan banyak orang, saya tidak akan pulang”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *