Video viral monyet dilukai dan dipukul berulang kali, diturunkan oleh Jakarta Animal Assistance Network

TRIBUNNEWS.COM-Penyebaran video kekerasan terhadap monyet berekor panjang melibatkan Jakarta Animal Aid Network (JAAN).

JAAN Koordinator Margasatwa Nasional Rahmat Zai mengklaim bahwa timnya telah menerima laporan video viral.

“Kami menerima laporan kemarin sore, dan tim segera mencari informasi.”

“Tim mengunjungi PuloJahe pada siang hari, tetapi gagal tiba,” katanya kepada Tribunnews, Senin (3/8/2020) .

Zai melanjutkan, rencananya hari ini JAAN akan melanjutkan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP dan BKSD setempat.

Baca: Dalam peristiwa langka, ribuan monyet tiba-tiba menyerbu Lopburi, Thailand – terutama untuk mencari upaya penyelamatan hewan ini dengan nama Latin Macaca fascicularis. -Jae juga mengakui bahwa sulit baginya untuk melakukan tindakan di atas. – “Sulit untuk menangkap di jalan kecil. Karena topeng monyet bergerak cepat. Nanti, kosong, dan kami serahkan ke personel terkait. Badan tersebut berfungsi sebagai bukti tindakan.”

“Sejauh ini, apa yang kita miliki Informasinya hanya ada di Pulojahe, Jakarta Timur. “

” Kami akan konfirmasi ke akun informasi Jakarta bahwa ini pertama kali kami bagikan. Informasi tersebut sebatas lokasi kejadian, tidak ada yang tahu lokasi topeng monyet. Masih mencari Informasinya lengkap, ‚ÄĚkata pria berambut gondrong itu.

Baca: JAAN menyoroti munculnya topeng monyet: Monyet ekor panjang dapat menyebarkan virus ke manusia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *