Kelompok kerja TPPO fokus pada pengajuan tersangka komersial untuk 14 awak Long Xing 629

Reporter Tribunnews.com Theresia Felisiani

Jakarta Tribunnews.com-Kasus dugaan perdagangan orang di 629 awak Longxing terus berada dalam penyelidikan kriminal.

Comr, kepala markas polisi. Kelompok Kerja Perdagangan Manusia (TPPO) berfokus pada penyimpanan tiga tersangka.

“Setelah penyidik ​​menempatkan 3 tersangka pada 16 Mei 2020, perkembangan 14 warga negara Indonesia TPPO di Longxing 629. Sejauh ini, tidak ada tersangka baru. Kamis (2020 / 5/28).

Membaca: tersangka baru di kepolisian terhadap TPPO 14 ABK Long Xing 629

Membaca: Dalam seminggu, penyidik ​​kriminal mengidentifikasi tiga tersangka di TPPO 14 ABK Long Xing 629 — Selain itu, para penyelidik terus mewawancarai dua saksi ahli, mereka mengirim 14 anggota awak ke Indonesia di Busan, Korea Selatan, ke maskapai yang beremigrasi ke Syahbandar, dan yang terakhir menerbitkan buku tentang pelaut. Ditambahkan.-Perlu dicatat bahwa dalam waktu seminggu setelah penyelidikan dan investigasi, investigasi kriminal segera menempatkan 3 tersangka perdagangan manusia di antara anggota awak 14. Long Boat Line 629 .— Penyelidikan dimulai dengan YouTuber Korea Selatan Jang Hansol, yang berada di Larangan ABK Indonesia dipasang di kapal penangkap ikan yang mengibarkan bendera Cina.

Kemudian penyelidikan dilakukan hingga tiga tersangka diidentifikasi. Mereka adalah W dari PT APJ dari Bekasi, F dari PT LPB dari Tegal, Dan J dari PT SMG di Pemalang.- Ketiganya secara resmi ditahan di Pusat Penahanan Investigasi Kriminal pada 17 Mei 2020.-Mereka didakwa dengan Pasal 4 UU No. 21 tahun 2007 tentang TPPO.- Dalam prosesnya, polisi mencurigai bahwa mereka belum mengkonfirmasi bahwa 14 anggota kru telah pergi. ———— Selain itu, anggota kru ini dijamin mendapat gaji tinggi dan status hukum. —— Tetapi, pada kenyataannya, gaji mereka Jumlah yang dijanjikan tidak cocok dan bahkan dikurangi, mereka juga meminta bek untuk bekerja selama 30 tahun dan menjadi korban kekerasan pribadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *