Pemkot Tangsel memberlakukan PSBB Volume 7, Ojol bisa mengembalikan urusan penumpang

Nantangerang TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Kota Nantangerang kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Kali ini PSBB sudah memasuki JIlid VII.

Baca: Wakil Gubernur Kaltim Akui Covid-19 Positif-Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota Tangsel, mengatakan aturannya santai-sesuai Ia mengatakan tujuan kebijakan pelonggaran lebih ditujukan kepada izin usaha perusahaan yang sebelumnya tidak boleh beroperasi. Toko pakaian dan elektronik sudah buka. ”Pria yang akrab disapa Ben oleh Pondok Cabe Ilir di Pamulang, Tangsel itu, Rabu (15 Juli 2020). Salah satu pihak akan melonggarkan aturan pengajuan ojek online. – Ben mengatakan nantinya, aplikasi ojek online akan kembali bisa menggunakan protokol kesehatan untuk mengangkut penumpang. Dia akan menjelaskan surat dari teman saya gojek. Jawabannya, sepeda motor bisa mengangkut penumpang di selatan Tangerang. “DPRD sudah mengkhawatirkan Covid-19 dan sudah meminta Anies kembali memperketat PSBB-ditunda mengundang massa ke suatu tempat. Jadi bioskop tidak terus mengumpulkan orang banyak seperti sepak bola atau futsal. Katanya: “Tidak boleh mengadakan pernikahan. Pernikahan itu bukan kontrak, karena prinsipnya tidak ada jaminan masyarakat tidak akan berkumpul.” — Artikel ini dimuat di Wartakotalive dengan judul: Kecuali untuk pedagang non-pangan, Ojol Tangsel akan dibuka kembali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *