Anies Baswedan memperpanjang status tanggap darurat bencana Covid-19 Jakarta hingga 19 April

Laporan dari reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menambahkan status tanggap darurat COVID-19 selama 14 hari di ibukota.

Awalnya, keadaan tanggap darurat bencana akan berakhir pada 5 April 2020.

Dengan ekstensi ini, keadaan darurat virus korona akan berlaku hingga 19 April 2020. — “Kami akan memperpanjang waktu aslinya hingga 5 April, dan kemudian 19 April,” kata Aies kepada Balaikota DKI di Jakarta Pusat, Sabtu (28/3/2020).

Keputusan ini diambil setelah Anies Anies Baswedan (Anies Anies Baswedan) mengadakan pertemuan dengan Forum Komunikasi Pemimpin Daerah (Forkopimda), Kepala Inspektur Jenderal Departemen Kepolisian Daerah Metro Jaya Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Mayjend TNI Eko Margiyono .

Baca: Kliyengan tiba-tiba kambuh dan jatuh ke tanah, oleh Vallen Natural Vertigo

Baca: Ngaben di Coronavirus

Jumlah Koronavirus Pasien Positif Saat ini telah mencapai 603 kasus, dan sebanyak 61 tenaga medis telah terpapar kondisi tanggap darurat warga Banjayan di Jakarta.

Anis menjelaskan bahwa selain masa tanggap darurat bencana di Jakarta, kebijakan penutupan tempat wisata, tempat hiburan, dan bekerja dari rumah sampai sekolah membatalkan kegiatan belajar mengajar akan mengikuti masa tanggap darurat.

Baca: Jika rumah sakit tidak lagi dapat menampung pasien Covid-19, lakukan prosedur isolasi mandiri di rumah

Baca: Ketika Anda harus melakukan kegiatan di luar rumah, 7 langkah untuk meramalkan virus corona

“Ini berarti bahwa kegiatan rumah pejabat pemerintah akan terus dilakukan di rumah. Tempat wisata juga telah ditutup, dan kegiatan belajar mengajar telah diperpanjang. Semua kegiatan telah mengikuti keadaan tanggap darurat, yang telah diperpanjang hingga 19 April. Kata Niss.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *