Karena Covid-19, social distancing, perusahaan harus melamar pekerjaan di rumah hingga 5 April

TRIBUNNEWS.COM-Untuk mencegah penyebaran virus corona penyebab wabah Covid-19 di DKI Jakarta, masyarakat harus tinggal di rumah.

Untuk itu, Gubernur DKI Jakarta (Jakarta) Anies Baswedan mengimbau seluruh pelaku usaha dan perkantoran di Jakarta untuk mengajukan kebijakan kerja di rumah atau bekerja di rumah.

Hal ini dijelaskan dalam panggilan ke-6 Gubernur pada tahun 2020. Dari 23 Maret hingga 5 April 2020, bekerja di rumah selama 14 hari. – • Bagaimana Jerman menangani virus korona hingga angka kematian pasien Covid-19 sangat rendah-itu dalam status banding, tetapi menunjukkan bahwa semua aktivitas kantor telah dihentikan sementara, fasilitas operasi ditutup, dan aktivitas kantor tidak dilakukan, Ini tentang aktivitas di rumah. Akun Facebook Pemprov DKI Jakarta belum bisa diterapkan pada Jumat (20/3/2020). Di sejumlah aturan kerja, Anis meminta mereka mengurangi jumlah jam kerja dan jam kerja karyawan. “Tidak bisa sepenuhnya dihentikan. Juga wajib mengurangi aktivitas ini seminimal mungkin, mengurangi jumlah karyawan, mengurangi waktu aktivitas dan mengurangi fasilitas operasi, dan mendorong karyawan sebanyak mungkin untuk bekerja dari rumah.” -Anies berharap seluruh pelaku usaha dan dinas Jakarta dapat memenuhi seruan untuk menekan penyebaran virus corona.

Selain itu, imbauan tersebut juga memperhatikan Menteri Pekerjaan M / 3 / HK.04 / I1 / 2020 tentang perlindungan pekerja / pekerja dan kelangsungan usaha dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19. -Tanggap darurat bencana Jakarta-halaman berikutnya === ===== ======>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *