Anies tetap mengizinkan Ojol mengangkut penumpang selama penerapan PSBB

Laporan reporter tribunnews.com Danang Triatmojo

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sesuai dengan jadwal pembatasan sosial (PSBB) yang besar pada Jumat (10/4), Gubernur DKI Anies Baswedan tidak melarang ojek online (ojol) , Digunakan untuk mengangkut penumpang. .

Pada jumpa pers yang digelar di Balaikota DKI Jakarta pada Selasa malam (7 April 2020), tim media mempertanyakan pengaruh identitas PSBB terhadap pengoperasian ojek online (khususnya jasa angkutan penumpang). Anies hanya mencontohkan, saat ini Pemprov DKI Jakarta hanya mengawasi pelayanan angkutan roda empat dan kapasitas penumpang kendaraan. Untuk pengiriman barang sudah dipastikan kendaraan roda empat boleh mengangkut penumpang, namun penumpang dibatasi. Dengan kata lain, “kata Anies kepada Balaikota DKI di Jakarta Pusat, Selasa malam (4 April 2020). Baca: Penjelasan Lengkap Gubernur Anies Soal PSBB DKI Jakarta, Per 10 April (Jumat)

tentang Pengoperasian Taksi Reguler dan Taksi Online, Penumpang Masing-Masing Kendaraan Akan Dibatasi. – Namun Detail Teknisnya Masih Berkembang .

Baca: Keterangan Mulyono, Sopir Ojol Ditipu Penumpang dan Tak Lakukan, Tidak Ada Uji Coba …

“Ketika rencana (PSBB) ini dilaksanakan, jumlah orang yang dapat bepergian dengan mobil ini akan dibatasi. Ini akan dirinci secara rinci, tetapi jumlah penumpang per kendaraan akan dibatasi. Kata Adas Basvidan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *