Polda Metro Jaya menggunakan dua departemen ini sebagai pusat regulasi reguler baru

Reporter Tribunnews.com Igman Ibrahim melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Polda Metro Jaya masih merancang bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memetakan lokasi yang akan dibuka saat standar baru diterapkan. Pada Jumat, Kombes Pol Yusri Yunus, Direktur Humas Polda Metro Jaya, mengatakan: “Kami sedang merancang lokasi mana yang akan dijadikan standar baru.

Kami sedang merencanakan lokasi mana yang akan diawasi oleh TNI-Polri.” Kepada wartawan (Mei 2020) 29). Yusri mengatakan, dua sektor yang akan dipantau adalah sektor ekonomi dan sektor transportasi. Belum Pernah Diperbaiki

Baca: Ramalan Zodiak Jumat, 29 Mei 2020: Pikiran Calut Sagitarius, Gemini Bekerja Sangat Keras

Baca: Gubernur Hoffaf PSBB Surabaya dan Malang dibandingkan, ternyata hasilnya berbeda-Baca: RUU penciptaan lapangan kerja harus didukung UKM-demi ekonomi, ia mencontohkan ASEAN akan fokus pada pasar tradisional dan modern. .

“Pasar tradisional tidak ada masalah karena sudah buka sejak kemarin.

Karena memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Makanya, kalau pasar modern ini adalah pusat perbelanjaan,” ujarnya.

Semua metode transportasi akan terkonsentrasi di banyak tempat, seperti stasiun, bandara, dermaga, MRT hingga kereta ringan. -Poin kunci yang akan dibuka masih dirancang oleh pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *