Karena PHK dan hutang, pemuda Debord sangat ingin merampok pengemudi taksi online

Reporter Tribunnews.com Igman Ibrahim-Jakarta TRIBUNNEWS.COM melaporkan-Seorang remaja (23 tahun) asal SA hanya menggelapkan matanya dua minggu setelah mengetahui dirinya dipecat oleh perusahaan. Remaja itu kemudian ditangkap karena berusaha merampok supir taksi online. Insiden tersebut telah dikonfirmasi oleh Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah. -Pencurian terjadi kemarin (7 Juni 2020) di Jalan Andara Raya di Cinere, Kota Depok. -Pada saat itu, penulis berpura-pura menjadi penumpang -pura dengan memesan taksi secara online. Azis mengatakan kepada wartawan, Selasa (7 Juli 2020): “Model ini untuk membuat pelaku berpura-pura menjadi penumpang.” Bacaan: Khawatir usai merampok toko emas di Jember, Budyanto memilih meninggalkan polisi

Setelah mengemudikan kendaraan, penyerang segera mengeksekusi niat jahatnya. Penyerang mencekik leher korban dari kursi belakang dan menutupi wajahnya dengan celemek dan tali.

Baca: Taksi Dibalut di Bekasi, Sopirnya Berlumuran Darah, Akhirnya Tewas

Tapi Korban Tertembak Ke Belakang, Berhasil Keluar Dari Mobil dan Mendekati Warga Warga mencari bantuan. Saat melarikan diri, penyerang diburu oleh warga sekitar.

“Sopir berhasil keluar dari mobil dan berteriak bahwa ia telah menjadi korban kejahatan. Warga setempat memahami dan membantu korban, dan berhasil menangkap pelaku saat hendak melarikan diri.” Polisi “, terangnya Katakan … Penulis mengakui perilakunya ke polisi, bahkan mengatakan sudah merencanakan aksi tiga hari lalu. Azis mengatakan motif pelaku karena kewalahan dengan masalah ekonomi. Pencurian. Tersangka mengaku pernah menjadi korban PHK perusahaan dan menyebabkan dia terlilit hutang banyak.

“Dia bercerita tentang kesulitan keuangan karena perusahaannya dipecat selama dua minggu dan bekerja di perusahaan itu selama tiga tahun. Kemudian dia terlilit hutang dan membayar setoran sepeda motor, jadi dia memikirkannya. Dia menyimpulkan: “…… …………… “.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *