Kepala Satpol PP Jakarta Timur dimarahi petugas di pintu masuk peti mati: harus sesuai aturan

TRIBUNNEWS.COM-Belakangan ini, warganet ramai membahas sanksi yang dijatuhkan Pemerintah Kota Jakarta Timur atas pemasukan peti mati (Pemkot). . -Yang perlu diketahui adalah bahwa hukuman adalah salah satu metode yang bisa dipilih oleh penjahat.

Misalnya penggerebekan di Jalan Raya Kalisari di Persimpangan Gentong T Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo pada Kamis (3/9/2020), sedikitnya 7 orang dirampok dalam penggerebekan tersebut. Santoso, Wakil Wali Kota Pasar Rebo, mengatakan.

• Dalam satu hari, Anda dapat menguburkan 30 jenazah pasien Covid-19, dan staf pemakaman akan mengubur tanah selama 2 bulan.

• Patuhi peraturan Bahkan jika Anda disuntik dengan vaksin Covid-19, Anda tetap mematuhi perjanjian kesehatan , Erick Thohir: Bukan berarti kekebalan lebih serius dari saat muncul. Covid-19 di Jakarta DKI sangat memperparah kekacauan di rumah sakit. Santoso menjelaskan, tiga di antaranya memilih masuk peti mati. Sanksi.

“Sebelumnya, tiga orang telah memilih untuk memasuki peti mati,” katanya. Katanya, dikutip Kompas.com.

Menurut Santoso, sebagian warga memilih masuk peti mati dengan alasan mempersingkat hukumannya. Di bawah sanksi terhadap fasilitas umum, pelanggar harus melakukan ini selama satu jam. -Alasan lain adalah bahwa pelaku tidak punya uang untuk membayar denda.

Tidak ada lagi rasa sakit =========>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *