Anies menyerukan lima prinsip ibadah warga DKI Jakarta

TRIBUNNEWS.COM-Gubernur Anies Baswedan mengimbau warga DKI Jakarta menerapkan protokol sanitasi untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) dalam kegiatan keagamaan.

Anies mengajukan banding melalui Hotline Gubernur 2020 13. Pelaksanaan kesepakatan kesehatan Covid-19 selama masa bakti, (Kamis (11/6/2020) .

) Anies mengungkapkan, masa pembatasan sosial transisi skala besar (PSBB) di Jakarta merupakan masa yang sangat menentukan. – “Saudara-saudara sekalian Jakarta yang terhormat, setelah tiga bulan masa PSBB, kita sekarang sedang dalam masa transisi PSBB.” Katanya: “Masa ini sangat menentukan apakah kita bisa selamat, sehat dan produktif Untuk melanjutkan aktivitas, semua aktivitas publik harus dipulihkan. ”Anies sedang menelepon.

Baca: Pusat perbelanjaan akan dibuka tanggal 15 Juni, Anies: Bioskop dan taman bermain anak dilarang beroperasi

Anies mengungkapkan bahwa tempat berkumpulnya orang merupakan salah satu tempat paling berisik untuk menyebarkan penyakit. Wabah.

“Selain sebagai pusat kegiatan ekonomi, sosial, dan olahraga, tempat ibadah juga akan terancam jika pengelolaannya tidak tepat dan disiplin.” Karena itu, Anis mengimbau warga DKI Jakarta untuk mengamati dan mengamati tempat ibadah dengan sangat serius. Perjanjian kesehatan.

Dalam himbauan ini terdapat 5 prinsip utama yaitu:

1. Hanya orang sehat yang boleh keluar rumah. Jika Anda merasa tidak enak badan, jangan pergi ke gereja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *