WSAN 3 Tangsel akan menjatuhkan sanksi kepada kepala desa yang marah Benda Baru Pamulang

Laporan wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNNEWS.COM-Direktur SMAN 3 Tangerang Selatan (Tangsel) JABARTA Aan Sri Analiyah berbicara tentang kasus hak asuh calon siswa dan perusakan Sutton ( Sedun, Kepala Benda Baru. –Aan mengatakan bahwa orang yang bertanggung jawab atas Jalan Saiden memang mempercayakan lima calon siswa.

“Iya memang ada yang minta tolong. Lima orang”, Arne ditemui di Salan 3 Tangsel, Jumat (17/7/2020), Jumat (17/7/2020) di Salan 3 Tangsel. , Jalan Benda Timur XIA di Benda Baru, Pamulang, Tangsel. Atau diterima karena proses penerimaan siswa baru (PPDB) telah berakhir. Ini masalah PPDB, mungkin kepala desa juga bisa memberikan tekanan dari seluruh untuk bisa bekerja di masyarakat. Siapa yang bisa masuk SMAN3. PPDB sudah selesai, jadi kami daftar ulang, nanti akan kami sampaikan dengan teliti, ā€¯jelasnya.

Baca: Bupati baru Benda Baru geram di kantor Kepsek, mengakuinya Para calon siswa tersebut diserahkan ke SMAN 3 Tangsel

Pada saat yang sama, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangsel, Appendi mengatakan bahwa Syedon akan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Kepegawaian. Taat .

“Tentang pekerjaan ini adalah karyawan saya. Dia menjelaskan, sudah ada PP 53 2010 tentang disiplin kepegawaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *